Rabu, 21 Desember 2011

Ilusi Optik

Gambar Apakah ini ?
Bebek atau Kelinci ?

Ya, ini adalah salah satu dari Ilusi Optik, mungkin sudah banyak yang pernah melihat gambar sejenis ini, Ilusi Optik diperkenalkan pertama kali oleh Joseph Jastrow, Tertarikkah anda mempelajarinya ? Menurut Wikipedia Ilusi ini bisa terjadi karena kesalahan penangkapan mata manusia, maksudnya gini Mata kami menerapkan mekanisme optik brilian. Mata kita terdiri dari dua jenis sel saraf, kerucut dan batang. Kerucut mendeteksi warna, sementara batang mendeteksi cahaya. Sel kerucut kurang di tepi retina. Oleh karena itu, sebuah objek dilihat dari sudut mata muncul berbeda dari apa yang sebenarnya. 
Karena rincian internal pembangunan mata manusia, jarak vertikal dianggap sebagai lebih besar dari jarak horisontal yang sama besarnya. Sebuah paparan yang berlebihan pada pola tertentu dari warna atau bentuk merangsang daerah-daerah tertentu dari otak. Sebuah paparan berlebihan terhadap warna kecerahan tertentu dapat ban mata. Dalam situasi seperti itu, mata merasakan benda yang berbeda. 

Distorsi dan lekukan dalam bentuk yang sangat mempengaruhi penafsiran bentuk dan ukuran dengan otak. Menggunakan warna nuansa tertentu bersama-sama membuat benda-benda berwarna tampaknya memiliki kedalaman. Warna yang berbeda menyerap jumlah cahaya yang berbeda. Nuansa dan tekstur warna mempengaruhi jumlah cahaya yang dipantulkan dari permukaan berwarna. Fenomena ini juga bertanggung jawab untuk menyebabkan ilusi optik.


Lebih dalam, Ilusi Optis terbagi menjadi 2 sifat, Fisiologis dan Kognitif

  • Ilusi fisiologis
Ilusi fisiologis, seperti yang terjadi pada afterimages atau kesan gambar yang terjadi setelah melihat cahaya yang sangat terang atau melihat pola gambar tertentu dalam waktu lama. Ini diduga merupakan efek yang terjadi pada mata atau otak setelah mendapat rangsangan tertentu secara berlebihan.
  • Ilusi kognitif
Ilusi kognitif diasumsikan terjadi karena anggapan pikiran terhadap sesuatu di luar. Pada umumnya ilusi kognitif dibagi menjadi ilusi ambigu, ilusi distorsi, ilusi paradoks dan ilusi fiksional.
(a). Pada ilusi ambigu, gambar atau objek bisa ditafsirkan secara berlainan. Contohnya adalah: kubus Necker dan vas Rubin.
(b). Pada ilusi distorsi, terdapat distorsi ukuran, panjang atau sifat kurva (lurus lengkung). Contohnya adalah: ilusi dinding kafe dan ilusi Mueller -Lyer.
(c). Ilusi paradoks disebabkan karena objek yang paradoksikal atau tidak mungkin, misalnya pada segitiga Penrose atau 'tangga yang mustahil', seperti misalnya terlihat pada karya seni grafis M C Escher, berjudul "Naik dan Turun" serta "Air Terjun".
(d). Ilusi fiksional didefinisikan sebagai persepsi terhadap objek yang sama sekali berbeda bagi seseorang tapi bukan bagi orang lain, seperti disebabkan karena schizoprenia atau halusinogen. Ini lebih tepatnya disebut dengan halusinasi.

 Selamat Memanjakan Mata anda

Sumber
Sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
;